PGRI

PGRI

KADISDIK BUKA PELATIHAN GOOGLE WORKSPACE FOR EDUCATION

 

Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pendidikan mendorong semua stoke holder untuk memaksimalkan perannya, demikian juga dengan PGRI Kapuas yang senantiasa selalu bersinergi dengan Dinas Pendidikan  dalam upaya mewujudkan sasaran  program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas yakni peningkatan mutu pendidikan, penngkatan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan peran stakeholder pendidikan dan implementasi kurikulum berbasis kearifan local, demikian Kadisdik Dr. H. Suwarno Muriyat saat membuka pelatihan Google Workspace For Education (GWE) pada Kamis pagi (21/04) secara Virtual zoom meeting.  

(Kadisdik Dr. H. Suwarno Muriyat membuka pelatihan Google Workspace Education, Kamis 21/04/2021)

Nampak juga hadir di virtual zoom, Dewan Pembina Kabupaten PGRI Susilo, M.Pd, Ketua MKKS SMA Propinsi Kalimantan Tengah Dwi Haryanto, M.Pd, Ketua IGTKI Kapuas Arie, S.Pd, para pengurus Kabupaten PGRI dan para Ketua Cabang PGRI se Kabupaten Kapuas, serta narasumber kegiatan Hanna Kali Wahyumi  Google Master Trainer yang juga sebagai Duta  Rumah Belajar  Kalteng tahun 2019 dari SMAN 2 Palangkaraya.

Lebih lanjut Kadisdik juga sangat mengapresiasi terhadap pelatihan ini walaupun secara daring karena masih dalam suasana pandemic covid 19. “ Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, banyak guru-guru hebat yang harus terus ditingkatkan kualitasyam juga rasa bangga  kepada PGRI karena bisa melihat peluang-peluang dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik di kabupaten Kapuas “ ungkapnya.


Sebelumnya H. Alpianor S, Sos, M.A selaku panitia penyelengara melaporkan bahwa tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan media pembelajaran melalui aplikasi Google Workspace Education.  Beliau juga melaporkan bahwa kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari (22 s/d 24 April 2021) secara virtual dan diikuti 272 guru baik dari Kabupaten Kapuas maupun dari luar kabupaten (Kotim, Gunung Mas dan Batara) bahkan luar propinsi (Tanah Laut, Kudus dan Jepara).


Sementara itu Ketua Kabupaten PGRI Kapuas Kadeni, M.Pd dalam sambutanya, terimakasih dan apresiasi kepada Dinas Pendidikan yang selalu mendukung seluruh kegiatan PGRI dan dianggap sebagai salah satu mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan PGRI Kapuas berkomitmen selalu mendukung program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas (PHKC) di Kabpaten Kapuas.


“ PGRI selalu hadir di tengah-tengah anggotanya dan ikut merasakan apa yang dibutuhkan mereka, semoga pelatihan ini bermanfaat dalam menghadapi era digitalisasi sekolah, dimana setiap tenaga pendidik dan kependidikan harus mempunyai kemampuan TIK, peningkatan kompetensi adalah sebuah keniscayaan, guru harus berkreasi dalam pemanfaatan TIK bukan hanya pada masa pandemic covid tapi untuk masa yang akan datang “ paparnya.








Link Youtube :

1 komentar:

  1. The Toybox 3D Printer works well as a model designed for kids, providing dependable printing from a browser or cell system and some thousand toys to print, plus artistic options to output drawings or photos. Due to its aggressive pricing, generous build precision machining space, and automatic print-bed leveling, the Vyper is an effective choice for 3D-printing newbies or hobbyists on a price range. Some of our test prints seemed a bit rough-hewn, so print perfectionists will wish to keep away from this one, however its minimal meeting requirements shouldn’t deter anyone from buying it on that rating. If you're in the market market} for a 3D printer, it's essential to know how they differ so you'll be able to|you probably can} select the best model. Read on for mini-reviews of the highest models we've tested for a number of uses and customers.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.