PGRI

PGRI

SMPN 1 Basarang Menuju Sekolah Adiwiyata

“ berprestasi, disiplin, berbudaya, berkarakter berdasarkan iman dan takwa untuk mencapai standar  nasional Pendidikan yang berwawasan lingkungan “ (Visi SMPN 1 Basarang) 

Kesungguhan satuan pendidikan dalam menyiapkan sarana dan prasarana adalah faktor yang sangat penting selain merancang kurikulum atau menyediakan tenaga pendidik yang berkualitas. Begitu pentingnya setiap institusi berusaha memenuhi sarana dan prasarana sesuai standar pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan adanya optimalisasi dalam penggunaan sarana dan prasarana pendidikan untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang efisien, efektif,dan maksimal.  Adalah SMPN 1 Basarang sebagai salah satu sekolah dengan pengelolaan penggunaan sarana dan prasarana yang baik. Hal ini terlihat dari kelengkapan sarana dan prasarana yang ada baik bangunan, alat pembelajaran, halaman, dan lain-lain, serta penataan gedung yang tertata dengan baik. 

Menurut Kepala SMPN 1 Basarang Legion S.AP, MA bahwa optimalisasi penggunaan sarana dan prasarana bertujuan untuk meningkatkan penggunaan sarana dan prasarana yang ada secara maksimal, efisien dan efektif. “ Untuk mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana dimulai dengan kegiatan pemahaman petunjuk penggunaan, tujuannya untuk meminimalisir kerusakan, pengaturan untuk memberikan kenyamanan, pemeliharaan dan yang terakhir adalah tanggungjawab dalam penggunaan sarana dan prasarana secara baik dan benar “ katanya.

Legion yang memperoleh Predikat I sebagai Kepsek Berprestasi pada ajang Jambore Guru Virtual (JGV) tahun 2020 ini lebih lanjut mengatakan bahwa pada awal tahun pelajaran mereka melakukan rapat pembentukan team pengembang sekolah dan team sekolah Adiwiyata beserta uraian tugas. Tugas Tim adalah melakukan verifikasi atas kondisi sapras dengan data yang seakurat mungkin. Kemudian hasilnya direkomendasikan pada rapat kerja sekolah. Optimalisasi pengelolaan sarpras mulai pengadaan, pemeliharaan dan perbaikan dilakukan dengan  manajemen partisipatif yaitu menggunakan sumberdaya secara efektif guna mencapai sasaran dengan melibatkan berbagai unsur yang terkait (stoke holder pendidikan).
 

Keterlibatan stoke holder pada pengelolaan pendidikan di sekolah yang beralamat di Desa Batuah, Basarang Km 8 ini sangat terasa, dibuktikan dengan lengkapnya sarana dan prasarana yang dimilikinya, baik bantuan pemerintah maupun perhatian masyarakat dan pihak swasta yang ikut dalam mewujudkan sekolah ini sebagai sekolah adiwiyata, sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. “ Kami bersyukur SMPN 1 Basarang mendapat perhatian dari PT Aswin Barabronang  sebuah perusahaan tambang batubara dengan CSR-nya “, ungkapnya. CSR merupakan bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan pada masyarakat dan negara biasanya berbentuk pada bantuan dana untuk Pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, beasiswa pelajar dsb. Masih menurut Legion banyak prestasi yang sudah diraih oleh sekolah yang berdiri sejak 1982 ini, yang terbaru adalah Juara Sekolah Sehat Tingkat Kabupaten Kapuas dan Predikat sebagai Sekolah Adiwiyata.

Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas !

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.